Tahun ini tidak terasa aku sudah kelas 11 semua beban makin bertambah, tugas pun demikian tanpa henti mengejar-ngejarku ditambah lagi aku harus melakukan kegiatan praktik kerja 2bulan lagi tentu aku harus mencari refrensi tempat kerja.
Sudah lama rasanya aku tidak merasakan suka pada lawan jenis mungkin karna aku terlalu membatasi diriku, tidak ada selera menjalin hubungan dengan siapapun.
Sejak naik kelas 11 aku memutuskan untuk berhenti basket karna selain sibuk aku sudah mulai bosan, maklum aku ini memang moody-an jadi mudah bosan.
Hari ini aku datang kepagian karna takut telat dan memang cuaca sedang hujan jadi aku berusaha untuk datang pagi, Ari teman kelasku yang juga anak basket tiba-tiba duduk disebelahku saat aku sedang tiduran dimeja. Kaget bukan main karna anak ini biasanya hanya diam dan tidak pernah berbicara dengan perempuan tiba-tiba bertanya padaku, aku yang sedari pagi tidur-tiduran langsung bangun dan memberi pandangan bingung ke dia.
Hari ini aku datang kepagian karna takut telat dan memang cuaca sedang hujan jadi aku berusaha untuk datang pagi, Ari teman kelasku yang juga anak basket tiba-tiba duduk disebelahku saat aku sedang tiduran dimeja. Kaget bukan main karna anak ini biasanya hanya diam dan tidak pernah berbicara dengan perempuan tiba-tiba bertanya padaku, aku yang sedari pagi tidur-tiduran langsung bangun dan memberi pandangan bingung ke dia.
"lo udah gak basket lagi? Kenapa?" tanya dia padaku tanpa melihat wajahku.
"ya, gua capek, gua bosen dan lagian juga gua sibuk nyari tempat prakerin" jawabku sambil melipat tangan ke meja-tiduran lagi.
"oh, gue gak bisa liat lo belajar basket lagi dong? yaudah kalo gitu" jawab dia sambil beranjak pergi.
Anak itu benar-benar aneh! Tapi masa bodo lah untuk apa juga perduli omongan dia, toh dia juga sudah ada pacar yang cantik dan stylish pula.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar