Malam ini adalah malam yang sibuk karna aku harus menyiapkan bahan-bahan untuk kegiatan orientasi besok pagi, seperti saat masuk SMP aku selalu menyiapkan bahan orientasi sendiri tanpa bantuan siapapun. Banyak hal yang kurang ku mengerti dari bahan orientasi ini maka ya aku hanya bawa 5barang dari total 15barang wajib dibawa besok, entahlah kurasa aku sudah kebal hukuman dan bentakan dari senior makanya aku tidak merasa takut atau gelisah karna tidak membawa peralatan lengkap orientasi.
Pagi-pagi buta sekitar pukul 5pagi aku sudah berangkat dari rumah karna orientasi dimulai dari pukul 6pagi dan karna mengingat jarak dari rumah ke sekolah baruku cukup jauh, ibu yang mengantarku pagi ini tengah bersiap-siap dengan rasa jengkel karna sedari subuh tadi aku terlalu cerewet memaksa dia untuk segera bangun mengantarku.
Seperti yang sudah kuduga bahwa skill membawa motor ibu-ibu tidak bisa diremehkan, dikarnakan jika lewat jalan besar akan macet maka itu kami lewat jalan tikus yang sempit dan lewat pasar yang seharusnya tidak boleh dilewati-sungguh luar biasa ibuku!
Pagi ini aku lupa membawa banyak sekali barang yang seharusnya dibawa seperti Balon dan Nametag, akhirnya mau tidak mau aku berebut dengan anak baru lainnya membeli balon didepan sekolah kami. Ku rasa ini sebuah kesialan, balonku tersangkut dengan balon orang lain dan orang tersebut laki-laki berkulit putih, berbadan kecil kira-kira hanya sebahuku tingginya dan berwajah jutek ingin rasanya ku tampar dia.
Sungguh aku merasa sial sekali karna sejak awal orientasi sampai selesai aku selalu terkena hukuman dan payahnya aku selalu dipasangkan dengan anak laki-laki menyebalkan itu, aku ngga paham ini anugrah atau bencana tapi sumpah aku males liat mukanya.
Setelah orientasi kelas aku dapat banyak teman perempuan karna kebanyakan anak-anak di jurusanku adalah perempuan, ya syukurlah mereka semua sangat menyenangkan. Aku merasa nyaman sekolah disini, sungguh berbeda dari sekolahku sebelumnya.
-Bersambung Ke Part 7-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar